Buku ini menghadirkan pemahaman komprehensif mengenai analisis visual dalam konteks Desain Komunikasi Visual (DKV) dengan memadukan tiga pilar utama: estetika, semiotika, dan kritik visual. Materi dibuka dengan pengantar mengenai ruang lingkup, urgensi analisis visual, dan aktivitas praktis seperti latihan den worksheet yang menuntun mahasiswa memahami objek visual secara sistematis. Pembahasan kemudian berkembang menuju teori nilai estetis, baik yang bersifat dependen maupun independen, dan bagaimana nilal tersebut terbentuk melalui relasi antara subjek, objek, serta pengalaman estetis yang melatarbelakanginya.
Selanjutnya, buku ini memperluas cakupan analisis melalui eksplorasi konflik estetis, estetika aksiologis, golden section, serta ekspresi nilai estetis dalam desain modern Pembaca diajak memahami bagaimana benturan estetis muncul antarpengamat, antara pengamat dan pencipta karya, hingga konflik internal dalam diri penikmat sendiri. Penjelasan mengenal objek estetis natural dan kultural, serta kerangka kerja estetika berkelanjutan (sustainable-ethical aesthetic framework), memberikan landasan kuat untuk memetakan nilai estetis secara multidisipliner dan relevan terhadap isu kontemporer dalam desain.
Buku ini juga menguraikan sejarah panjang perkembangan estetika sejak prasejarah hingga era postmodern dan budaya digital. Perjalanan historis ini dipaparkan melalui kajian estetika Yunani, abad pertengahan, renaisans, modernisme, romantisisme, hingga estetika hiperrealitas di era TikTok. Sebagian besar pembahasan diarahkan untuk menunjukkan bagaimana perubahan zaman memengaruhi cara manusia melihat, memaknai, dan merepresentasikan objek visual. Untuk memperkuat keterampilan praktis, buku ini menyajikan metode kritik seni meliputi deskripsi, analisis formal, interpretasi, dan evaluasi.
Puncak analisis dalam buku ini berada pada kajian semiotika strukturalis dan pragmatis. termasuk pemikiran Saussure, Roland Barthes, Charles Sanders Peirce, Derrida, hingga John Fiske. Mahasiswa dipandu menguasai konsep tanda, relasi penanda-petanda, denotasi-konotasi-mitos, model triadik Peirce, analisis kode, mikro-makrosemiosis, serta penerapannya pada media visual seperti iklan, logo, identitas visual, dan desain digital. Buku ini ditutup dengan praktik analisis visual terpadu, refleksi integratif, serta tantangan tren kontemporer, menjadikannya rujukan lengkap bagi mahasiswa, peneliti, dan praktisi DKV untuk memahami, membaca, dan mengkritisi bahasa visual secara mendalam dan metodologis.
|
Penulis |
: |
|
|
|
ISBN |
: |
|
|
|
Terbit |
: |
November 2025 |
|
|
Ukuran |
: |
21 x 29.7 |
|
|
Tebal |
: |
308 Halaman |
|
|
Kertas |
: |
HVS |